OTHELLO

 

Othello

 

.

.

By tmarionlie

.

HunHan

.

Y
aoi | Hurt & Comfort | Romance | Mature

.

.


WARNING!

FF ini terinspirasi dari manga Jepang dengan judul yang sama, tapi ini bukan remake. Isi FF ini murni hasil otak saya. Bahasa FF ini masih sangat parah karena FF ini adalah FF jadul. Saya masih terlalu malas merombak bahasanya, tapi pasti akan saya perbaiki kalau saya sempat nanti. Harap maklum, XDD.


 

CHAPTER 1


 

 

-All Luhan POV-

 

 

Aku bisa merasakan dengan jelas, mereka menatapku dengan tatapan tak percaya. Kulirik sekelilingku. Para siswa-siswi berkasak-kusuk, dan samar-samar dapat kudengar apa yang mereka bisikkan…

 

 

‘Wow, lihat dia! Benar-benar seperti baru bangkit dari kubur.’

 

 

Aku tertawa dalam hati. Tentu saja. Tak ada perbedaan yang mencolok antara aku dan Xiao Huo, saudara kembarku yang sudah lebih dulu dipanggil Tuhan. Namaku Xi Luhan, dan hari ini aku resmi bersekolah disini, tempat dimana kakak kembarku, Xi Huo Siyan pernah bersekolah. Kami adalah kembar identik, tak ada yang berbeda pada wajah kami, selain tentu saja sifat dan otak kami. Xiao Huo adalah anak yang pendiam, pintar, dan dia juga memiliki segudang bakat yang ada pada dirinya. Dia pintar memainkan alat musik, dan nilai-nilai akademiknya di sekolah selalu ada pada peringkat pertama sejak kami masih kindergaten. Selain itu dia adalah anak yang sopan. Dia adalah anak kebanggan orangtuaku.

 

 

Dan aku? Aku hanyalah anak yang nakal, yang tak memiliki bakat apapun selain menyanyi dan menari, dan aku juga sangat bodoh. Ck, menyedihkan!

 

 

Itu benar…Aku adalah anak yang menyedihkan…

 

 

Orang tuaku bercerai saat aku dan saudara kembarku berumur 10 tahun. Entah kenapa tiba-tiba perusahaan ayah bangkrut, dan ayah berubah menjadi kasar dan suka berjudi. Ibu yang sudah tak tahan dengan sikap ayah memilih pergi dan menikah lagi dengan seorang pria pengusaha yang kaya raya. Aku dan Xiao Huo harus berpisah, dan tentu saja ibu lebih memilih membawa Xiao Huo ketimbang membawaku. Bukankah xiao Huo lebih dalam segala hal dibandingkan denganku?

 

 

Tch, persetan dengan mereka! Aku membenci mereka berdua setelahnya….

 

 

Akhirnya, aku terpaksa ikut dengan ayahku, yang akhirnya juga menikah dengan seorang janda yang kaya raya. Wanita yang sangat cantik,  tapi sayang memiliki kelainan seksual. Dia adalah seorang Pedofil. Dan kalian pasti bisa menebak kan siapa yang menjadi korban wanita gila itu setelah dia dan ayahku menikah? Ya, tentu saja aku.

 

 

Aku masih berumur 10 tahun saat itu,tapi aku sudah harus melayani nafsu gilanya saat ayah tak ada. Hal yang sangat menyedihkan bagiku, hal yang sukses mengubah hidupku.

 

 

Aku membenci wanita!

 

 

Aku benci mereka!

 

 

Aku bersumpah aku tak akan pernah menikah. Untuk apa aku menikah jika akhirnya aku hanya akan ditinggalkan seperti ayahku? Dan istriku kelak hanya akan melahirkan seorang anak yang tak diinginkan sepertiku. Setidaknya itulah yang ada diotakku. Aku merasa rendah diri. Lagipula, sekarang aku sudah dewasa. Usiaku sudah 17 tahun, dan aku sudah bisa mengenali siapa diriku.

 

 

Aku Gay.

 

 

Apa kalian ingin tahu apa yang terjadi pada saudara kembarku tersayang? Dia, ibuku, dan ayahnya yang kaya raya, tewas dalam kecelakaan saat dalam perjalanan menuju konser tunggalnya. Tch, bukankah saudara kembarku itu sangat sempurna? dia bahkan sudah menjadi seorang pianis terkenal saat usianya masih 16 tahun. Sedangkan aku? Hidupku hanya kuhabiskan untuk bersenang-senang dengan dunia malam, dan menghabiskan malam penuh gairah bersama pacar-pacarku. Tentu saja semuanya adalah pria.

 

 

Xi Luhan adalah pria yang tampan. Itulah aku. Tapi hal itu tetap tak dapat membuatku menang dari Xiao Huo, karena dia juga memiliki wajah yang sama. Tapi aku cukup beruntung, setidaknya dengan wajah ini, aku bisa membuat para pria yang kuincar tak dapat menolak pesona seorang Xi Luhan, tak peduli mereka itu gay ataupun straight, semua pasti akan bertekuk lutut padaku.

 

 

Apakah aku seorang player? Itu benar. Apakah aku senang dengan kematian 2 orang yang kucintai sekaligus sangat kubenci itu? Entahlah…..

 

 

.

 

 

.

 

 

.

 

 

 

Aku sekarang menduduki persis tempat dimana kakak kembarku itu dulu duduk. Ck, kenapa aku harus ditransfer kesekolah ini sekaligus menduduki tempat yang pernah ditempati olehnya? Aku tak suka. Aku melirik kesebelah. Teman yang duduk disebelahku adalah seorang pria berambut pelangi yang memiliki kulit seperti vampir dan berwajah datar. Penampilannya sangat modis. Namanya Oh Sehun dan dia adalah tipeku. Aku –akan mendapatkannya.

 

 

Kudengar Sehun belum pernah berpacaran sebelumnya, dan dia sangat dekat dengan Xiao Huo. Wajahnya sangat tampan, tapi kenapa dia belum pernah berpacaran? Apa mungkin dia juga sama sepertiku? mungkin saja dia juga seorang gay… Tak ada pria tampan dan normal yang tak ingin berpacaran dengan seorang gadis, kecuali dia seorang gay. Hhhhh….hanya dengan memikirkan hal itu saja membuat ambisiku untuk mendapatkannya menjadi semakin besar. Aku pasti mendapatkannya. Bukankah belum pernah ada yang menolak pesona seorang Xi Luhan sebelumnya?

 

 

Aku pasti mendapatkanmu, Oh Sehun!

 

 

 

.

 

 

.

 

 

.

 

 

 

Jam menunjukkan angka tujuh malam hari. Aku baru saja selesai membereskan barang-barangku di Apartemenku yang baru. Aku memutuskan untuk kabur dari rumah ayah dan wanita gila itu dan memilih tinggal sendiri hingga berakhir di Apartemen mewah ini. Aku membeli apartemen ini dari uang tabunganku yang sangat banyak, yang berhasil kukumpulkan dari wanita gila itu sebagai uang tutup mulut setiap dia habis melepaskan nafsu setannya padaku. Dan pekerjaan membereskan apartemen ini menjadi lebih mudah dengan bantuan pria bodoh bernama Park Chanyeol yang membantuku sejak siang tadi. Ah, bukan membantu, lebih tepatnya dia melakukan segalanya dan aku hanya mengatur-aturnya saja. Pekerjaan ini sudah selesai, dan aku harus menyuruh Chanyeol cepat-cepat pergi dari sini. Aku hanya ingin menikmati apartemen baruku ini seorang diri tanpanya.

 

 

Kuantarkan Chanyeol sampai pintu depan apartemenku. Kulirik tangannya yang sedari tadi memeluk pinggangku dengan malas. Sungguh, aku tak memiliki perasaan apapun padanya. Hubungan kami pure hanya untuk bersenang-senang. Kami tak memiliki hubungan khusus meskipun aku sudah beberapa kali tidur dengannya. Lagipula dia sudah memiliki pacar, pria mungil dan imut bernama Byun Baekhyun. Pria yang kalem dan sangat baik, temanku juga. Entah apa yang membuat Chanyeol tega menghianati pacarnya itu. Tapi bukankah kami sama saja? aku juga menghianati Baekhyun, karena dia adalah temanku juga. Tapi, persetan dengan semua itu. Aku tak peduli dengan perasaan orang lain. Aku hanya akan memperdulikan diriku sendiri.

 

 

Chagi…kau tak ingin bersenang-senang malam ini? kita bisa menghabiskannya dengan sangat bergairah” goda Chanyeol padaku.

 

 

Bahkan dia sudah menjilat telingaku saat ini. Tingkahnya itu membuatku ingin tertawa. Akupun mendorong tubuhnya agar menjauh dariku.

 

 

“Aku sedang tak mood Chanyeollie….lagipula apa kau tidak lelah?”

 

 

Chanyeol menggeleng imut. Pria ini memang sangat tampan, karena itu tertarik padanya. Aku mengelus pipinya lembut.

 

 

“Pulanglah. Baekhyun pasti sedang menunggumu. Daritadi dia mencoba menghubungi ponselmu terus, aku khawatir terjadi sesuatu dengannya,” kataku.

 

 

Chanyeol terkekeh. “Woooo…tumben kau perduli padanya.”

 

 

Sepertinya dia menyindirku.

 

“Pulanglah…” kataku sambil mendorongnya menjauh.

 

 

“Oke-oke, tapi cium aku dulu. Apa kau tak berniat memberikan upah apapun setelah aku membantumu?” katanya padaku.

 

 

Aku mendesah malas. “Baiklah,” kataku.

 

 

Akupun menariknya mendekat dan langsung mencium bibirnya dengan ganas. Diapun membalasnya tak kalah ganas. Tanganku mengalung dilehernya dan dia memeluk erat pinggangku. Kepala kami bergerak kekanan dan kekiri. Bahkan aku lupa kalau ini diluar.

 

 

 

 

“Ehem! sebaiknya kalian masuk kedalam jika ingin melakukan itu” sebuah suara menghentikan kegiatanku dan Chanyeol. Akupun menoleh kearah orang itu, dan jantungku hampir saja melompat melihat siapa orang itu.

 

 

Itu Oh Sehun!

 

 

Apa yang dilakukannya disini?

 

 

Ya Tuhan…dia menemukanku, dia mengetahui seperti apa diriku!!

 

 

Oh tidak, ini buruk!

 


To Be Continued


A/N : Big Thanks untuk Ferina Rindhi ( Oh My Lady  Design ) yang udah bikinin posternya, love you  dek ❤

Advertisements